Kamis, 19 Oktober 2017

Kupu-kupu

Kupu-kupu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Seseorang menemukan kepompong seekor kupu-kupu. Suatu hari lubang kecil muncul dari kepompong. Orang itu duduk dan mengamati selama beberapa jam bagaimana si kupu-kupu berjuang memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi.

Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya, dia ambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu. Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya.

Ternyata, Kupu-kupu itu mempunyai tubuh yang gembung dan kecil, dan sayapnya mengkerut.

Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yg mungkin akan berkembang dalam waktu.

Ternyata Semuanya tak pernah terjadi. kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dia tidak pernah bisa terbang.

Kebaikan dan ketergesaan orang tersebut merupak
... baca selengkapnya di Kupu-kupu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

SODOKAN KARAMBOL PENURUNAN SUKU BUNGA

SODOKAN KARAMBOL PENURUNAN SUKU BUNGA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

02 Desember 2006 – 07:27 (Her Suharyanto)   Diposting oleh: Editor

(Rate: 0 / 0 votes) Serial News for Wealth

Dalam beberapa bulan terakhir kita dibombardir oleh berita bahwa Bank Indonesia tengah dan akan terus menurunkan suku bunga. Apa makna penurunan suku bunga ini bagi kita orang per orang?

Pertama sekadar sebagai latar belakang, kita perlu mengingat kembali mengapa Bank Indonesia harus menaikkan atau menurunkan suku bunga. Bank Indonesia melakukan hal itu dalam tugasnya sebagai pengendali moneter, termasuk di dalamnya tugas mengendalikan laju inflasi dan nilai tukar mata uang. Untuk mengendalikan inflasi, yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah mengatur jumlah uang yang beredar di masyarakat. Logikanya, semakin banyak uang yang beredar, maka kecenderungan belanja masyarakat akan meningkat. Kalau belanja meningkat, maka harga-harga akan naik. Inilah inflasi. Sebaliknya kalau jumlah uang yang beredar sedikit, maka masyarakat cenderung berhemat, dan karena itu harga-harga akan cenderung turun. Ini yang dinamakan deflasi.

<
... baca selengkapnya di SODOKAN KARAMBOL PENURUNAN SUKU BUNGA Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 13 Oktober 2017

Balai Hujan

Balai Hujan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Hari ini terasa singkat sekali. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul setengah dua siang. kenapa aku bisa lupa ya kalau jadwal kuliahku di majukan jadi pukul 2 siang sekarang. Jadi gugup, belum makan, mandi, sholat, cuci motor. Semua aku kerjakan dengan tergesa-gesa agar tidak telat nanti sampai ke kampus.

1 jam berlalu aku sudah sampai kampus dan mengikuti beberapa mata kuliah. Beranjak dari halaman kampus aku berniat untuk pulang saja karena semua mata kuliah hari ini sudah selesai. Baru jam 17.45 sholat magrib di masjid waktu pulang aja batinku.

Aku mulai mengendarai motorku dengan kencang karena kudapati langit semakin gelap dan rintik-rinrik air mulai membasahi kaca helm. Kontan laju motorku pun semakin aku kencangkan agar tidak kehujanan karena aku tidak bawa jas hujan dan rumah masih jauh.

Baru saja aku berfikir begitu hujan sudah turun dengan sangat derasnya hingga bajuku pun basah kuyup. Yang terlintas di fikiranku hanyalah mencari tempat berteduh paling dekat dan tak kuduga mataku tertuju pada sebuah balai yang berada ditepi jalan dengan beberapa orang yang telah berteduh disana mendahuluiku.

L
... baca selengkapnya di Balai Hujan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 07 Oktober 2017

Terima Kasihku

Terima Kasihku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Ayo Adi, bangun-bangun”, kata ibu.
“Adi masih ngantuk Bu”, jawab Adi dengan nada malas.
“Sekarang sudah pukul 7 Adi!”, kata ibu setengah marah.
Sontak aku terkejut. Mataku yang masih ngantuk sekarang menyala 100 watt. Langsung aku melompat dari tempat tidurku dan lari terbirit-birit ke kamar mandi. Byurrrrr… bunyi air yang ku timba. Tampa pamit ke ibu aku langsung mengayuh sepeda ku ke sekolah.

Namun apa daya, setibanya di sekolah bel tanda masuk sudah lama berbunyi. Ah!, sialnya nasibku. Ternyata nasib sialku masih berlanjut. Sekarang jadwal Pak Amin, guru paling horor mengajar di kelasku. Kalau terlambat pasti ujung-ujungnya membersihkan WC. WC itu terkenal dengan bau pesingnya yang pekat. Benar saja pak Amin sedang mengajar di kelas ku.
“Kenapa kamu terlambat”, Tanya pak Amin dengan wajah sangar.
“S…s…s, saya terlambat Pak”, jawabku ketakutan.
“Memangnya jam berapa matahari terbit di rumahmu?”, Tanya pak Amin dengan guyonan sangarnya.
Guyonan pak Amin membuat seantero kelas tertawa.
“Ha..ha..ha..ha”, tawa temanku.
“Diam!, siapa yang suruh kalian tertawa.
Sontak kelas menjadi hening.
“Baik Adi, sekarang kamu keluar dan bersihkan WC itu”, kata pak Amin sambil menunjuk
... baca selengkapnya di Terima Kasihku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Jumat, 29 September 2017

Financial Engineering Tukang Ojek

Financial Engineering Tukang Ojek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

KALI INI saya sekadar ingin berbagi cerita mengenai keterkejutan saya mengenai bagaimana seorang tukang ojek melakukan rekayasa keuangan (financial engineering). Sebagai catatan awal, saya tidak ingin memberikan penilaian (judgment) moral apapun atas orang yang saya ceritakan berikut ini. Cerita ini saya sodorkan sekadar untuk berbagi bahwa mereka yang secara umum dipandang dengan sebelah mata sekalipun ternyata memiliki kecerdasan keuangan sekelas dengan mereka yang namanya menghiasi halaman-halaman koran ekonomi.

Sekitar November tahun silam saya memesan tukang ojek langganan, Pak Nikmat namanya, via telepon. Saya harus berangkat ke studio kerja (yang masih berada di kompleks yang sama dengan tempat tinggal saya) dengan ojek, tidak dengan sepeda seperti biasanya, karena harus membawa buku dalam jumlah yang cukup banyak.

Kurang dari lima menit setelah ditelepon Pak Nikmat datang, kali ini dengan sepeda motor baru merek Jepang buatan dalam negeri. “Wah, baru nih Pak, motornya…” saya membuka pembicaraan.

“Ah, cuma barang gadean pak…” dia menjawab dengan mimic biasanya, malu-malu.

“Loh, barang baru ada yang gadein?” saya sampaikan rasa penasaran saya.

“Orangnya memang seneng begitu, Pak.”

“Maksudnya?”

“Kredit motor, te
... baca selengkapnya di Financial Engineering Tukang Ojek Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Menghargai (Nilai) Diri

Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kejadian yang saya ceritakan berikut mungkin pernah pembaca alami sendiri, entah ketika berperan sebagai anak atau orangtua. Saya tergerak menuliskannya sejak saya kedatangan seorang bapak (klien) yang mendaftarkan diri ke front office dan mengaku bermaksud mengkonsultasikan putrinya yang bermasalah.

Di ruang konsultasi, ternyata yang saya temui adalah pasangan suami istri. Sang istri memulai membuka pembicaraan dengan senyuman khasnya, “Pak Edy, kami harus meminta maaf karena telah berbohong kepada staf Bapak. Sebenarnya bukan anak kami yang bermasalah, tetapi ayahnya, ya suami saya ini…”. “Begini ceritanya, Pak Edy…” tukas sang suami. “Suatu sore saya ditegur ibu mertua saya yang kebetulan tinggal serumah bersama kami. Beliau menyatakan kesedihannya menyaksikan cucunya, anak perempuan kami, menyerocoskan kata-kata makian. Ibu mertua saya menyebutkan beberapa kosakata makian… dan saya sungguh terkejut, sebab kata-kata itu persis merupakan kata-kata yang pernah keluar dari mulut saya sewaktu kami sekeluarga bermobil dan tiba-tiba “dikepot” sebuah bus Metromini. Serta merta saya gampar sang sopir sambil melontarkan seribu makian setelah saya berhasil memalangkan mobil kami di depan busnya”.

Nilai Sebuah Diri

Kejadian dimaki atau memaki dengan kata-kata kotor mungkin mengejutkan pada kali pertama, namun cenderung menjadi aw
... baca selengkapnya di Menghargai (Nilai) Diri Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 27 September 2017

Hukuman yang Tak Adil

Hukuman yang Tak Adil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Aku adalah siswa yang hari-harinya hampir di penuhi dengan pelajaran. Menuntut ilmu merupakan kewajibanku. Aku bersekolah di SMA N 1 PITURIAWA. Letaknya memang agak jauh dari tempat tinggalku, jaraknya sekitar 12 km dari Pangkajene. Sebenarnya di dekat tempat tinggalku, ada sebuah SMA. Tetapi aku tidak lulus pada saat pendaftaran masuk. Aku masuk di dalam daftar cadangan diurutan ke-21, dan yang masuk dari deretan cadangan yang panjang hanya tiga orang. Itulah yang menyebabkanku sekolah di tempat yang jauh.

Adzan subuh membangunkanku. Itu menandakan aku harus melaksanakan kewajibanku sebagai umat islam. Aku bergegas membangunkan keluargaku, dan pergi untuk mandi. Guyuran air yang membasahiku terasa sangat dingin. Setelah itu aku, bapak, ibu, dan adikku menunaikan ibadah sholat subuh. Aku berdo’a kepada Alloh agar aku diberikan yang terbaik disetiap hari-hariku. Kemudian aku bersiap-siap untuk berangkat ke sekolah. Seragam yang kukenakan yaitu putih abu-abu yang terpasang ditubuhku. A
... baca selengkapnya di Hukuman yang Tak Adil Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 26 September 2017

Temukan Makna Kehidupan di Balik Kekecewaan

Temukan Makna Kehidupan di Balik Kekecewaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Belasan tahun yang lalu, saya dan seorang kawan mengendarai sebuah sepeda motor menuju ke suatu daerah di luar kota Makassar. Motor yang kami kendarai adalah motor dengan jenis mesin 2 tak. Saat itu saya memegang kemudi motor tersebut. Di saat kami tengah asyik menikmati perjalanan, dan di saat rumah-rumah penduduk sudah mulai jarang terlihat di sepanjang perjalanan, tiba-tiba kami dikejutkan dengan menyalanya sebuah lampu indikator berwarna merah yang terdapat di panel instrument.

Kami tahu bahwa lampu indikator berwarna merah tersebut menandakan bahwa oli samping motor yang kami kendarai sebentar lagi akan habis. Dan itu berarti kami hanya memiliki dua pilihan. Pertama, tidak peduli atau bahkan marah-marah serta menyesal menggunakan motor 2 tak, atau kedua, mulai berdoa dan mengundurkan kecepatan motor serta berharap-harap cemas, semoga kami segera menemukan stasiun pengisian bahan bakar atau paling tidak penduduk setempat yang menjual bensin sekaligus oli samping. Jika pilihan pertama yang kami ambil, maka kamilah yang akan menyesal kemudian, juga akan menjadi sangat kerepotan dengan dengan keadaan tersebut. Karena jika sampai oli samping motor tersebut betul-betul habis, maka bukan hanya mesin motornya yang rusak, kam
... baca selengkapnya di Temukan Makna Kehidupan di Balik Kekecewaan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 24 September 2017

Love and Gratitude

Love and Gratitude Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Erick

Love and gratitude, kasih dan rasa syukur. Dua kata yang ketika saya coba melakukan permenungan merupakan kata-kata yang memiliki kuasa yang luar biasa. Kasih dan rasa syukur menggambarkan suatu emosi dari manusia yang ketika kita mau mencoba mengamati dalam kehidupan sehari-hari mempunyai daya yang sangat besar pada pemberdayaan kehidupan.

Mungkin banyak dari kita yang telah mengetahui suatu penelitian yang dilakukan oleh Masaru Emoto yang ditulis dalam bukunya yang berjudul The Miracle of Water. Inti dari penelitian itu, bahwa air dapat menanggapi perlakuan yang diberikan kepadanya. Air dapat membentuk butiran kristal yang sangat indah, namun ini tergantung dari perlakuan yang diberikan padanya. Ketika ia diberi masukan kata-kata dan emosi negatif, bentuk butiran kristal yang dihasilkan menjadi buruk, namun ketika diberi masukan kata-kata dan emosi yang positif dan membangun, butiran kristal yang dihasilkan akan menjadi sangat indah. Dari sekian banyak kata positif yang dilabelkan dalam air pada penelitian tersebut, kata-kata positif membentuk butiran Kristal menjadi paling indah dari yang lain adalah kata-kata berlabel “Love and
... baca selengkapnya di Love and Gratitude Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 16 September 2017

Saluran Air

Saluran Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Italia, tahun 1801.

Pablo dan Bruno adalah dua orang saudara sepupu yang tinggal di sebuah desa di lembah yang indah.

Keduanya adalah pemuda yang bersemangat tinggi untuk maju dan meraih cita-cita.

Mereka pun berkhayal, suatu saat akan menjadi orang terkaya di desanya.

Suatu hari, kesempatan pun tiba. Kepala desa mencari 2 orang pemuda untuk membawa air dari mata air yang terletak di pegunungan ke tempat penampungan air di tengah desa itu.

Pablo dan Bruno pun mengajukan diri, dan akhirnya mendapat kesempatan itu.

Kemudian keduanya mulai mengangkut air dengan ember. Sepanjang hari mereka bolak balik mengisi bak penampungan. Mereka digaji berdasarkan jumlah ember yang masing-masing mereka bawa.

"Wow, kita akan menjadi orang kaya!", teriak Bruno dengan riang.

Namun Pablo tidak merasa seperti itu. Ia tidak yakin akan kaya dengan cara seperti itu.

Begitu tiba di rumah, ia merasakan punggungnya pegal-pegal. Telapak tangannya nyeri karena lecet.

Pablo berpikir bagaimana caranya supaya bisa mengisi bak penampungan tanpa harus bolak-balik, punggung pegal dan tangan nyeri.

Ia tak mau melakukan pekerjaan seperti itu sepanjang hidupnya.

Ia mengajukan ren
... baca selengkapnya di Saluran Air Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 12 September 2017

Obat Alami Layila

Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di pinggir jalan, seorang anak yang kira-kira berusia 12 tahun duduk sambil berjualan obat-obatan alami. Namanya Layila. Barang dagangannya masih lengkap, belum ada yang terjual. Daun sirih, lidah buaya, dan barang-barang lainnya yang ia jual belum ada yang dibeli satupun. Setiap ada orang yang lewat, ia sudah berusaha menawarkan dagangannya, tapi pasti tidak ada yang mau. Bahkan ada yang pura-pura tidak melihatnya. Karena adzan maghrib sudah berkumandang, Layila pun langsung membereskan obat-obatan yang ia jual dan membawanya pulang.
“Bagaimana jualannya hari ini?” Tanya Ummi.
“Sama kayak kemarin, Mi.” jawab Layila sedih. Ummi menghela napas.
“Besok, kan, hari Minggu. Kamu nggak sekolah, kan? Besok kamu jualanya dari pagi saja, ya. Siapa tahu kalau pagi-pagi banyak yang mau beli,” kata Ummi. Layila mengangguk, lalu segera menuju kamarnya.
Walaupun sangat lelah sehabis pulang sekolah, Layila tidak akan menolak perintah Ummi. Apapun yang Ummi suruh, mau mudah atau sulit, pasti ia lakukan. Seperti menjual obat-obatan alami sepulang sekolah.

Esok paginya, tidak seperti Minggu pagi biasanya, Layila bangun pukul 04.00. padahal kalau hari Minggu, Layila bangun pukul 05.30. Pukul 06.00 pagi, Layila pergi berjualan ke tempat biasa. Udara pagi yang segar menemani Layila saat berjualan. Ia sangat berharap hari ini dagangannya akan laku. Ia berdoa pada Allah, “Ya Allah, mudahkanlah aku dalam berjualan. Buatlah hari ini lebih
... baca selengkapnya di Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 09 September 2017

Joni dan Galah Istimewa

Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sebuah desa kecil di suatu kerajaan, tinggallah empat bersaudara yang hidup tanpa orangtua. Dani adalah anak sulung yang paling bijaksana dan menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Samsul adalah anak kedua yang paling pandai dan berotak cerdas, kemudian Rudi, anak ketiga yang serakah, namun ambisius dan memiliki kemauan kuat, dan terakhir, anak bungsu dari empat bersaudara tersebut adalah Joni. Ia dilahirkan dalam keadaan cacat dimana matanya mengalami kebutaan. Ia hanya dikandung selama tujuh bulan oleh ibunya yang meninggal dalam sebuah kecelakaan saat mengandung Joni. Beruntung, Joni selamat meski lahir dengan ketidaksempurnaan itu.
Untuk hidup, keempat kakak beradik itu bekerja di perkebunan buah milik kerajaan. Mereka selalu rajin dan kompak dalam bekerja. Namun upah kerja mereka sangatlah minim dan hanya cukup untuk makan. Oleh karena itu, mereka hidup dalam kondisi miskin di sebuah rumah sederhana.
Suatu hari, mereka sedang bekerja di kebun. Sekarang adalah musim mangga. Mereka bekerjasama memanen mangga.
“Huh! Kak, aku lelah. Bolehkah aku beristirahat sejenak?” keluh Rudi sambil menyeka keringat di dahinya. Tahun ini, perkebunan mangga diperluas sehingga panen pun melimpah ruah. Para pemetik buah harus bekerja keras untuk memanen mangga
... baca selengkapnya di Joni dan Galah Istimewa Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 03 September 2017

Mati Dalam Angan (Part 2)

Mati Dalam Angan (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kami berenam langsung berlari keluar dari lubang perlindungan menuju tempat yang direncanakan. Sementara Kapten Ade berlari ke arah lain untuk memancing perhatian regu tembak dan berhasil, semua tembakan langsung mengarah padanya. Aku sempat melirik Kapten Ade, sungguh luar biasa. Dia berlari meliuk-liuk menghindari tembakan seperti sedang bermain kejar-kejaran dengan anak kecil. Aku jadi penasaran siapa sebenarnya Kapten Ade ini? Sepertinya dia berbeda dari yang lain. Tapi sekarang tidak ada waktu untuk memikirkannya, aku harus fokus pada tugas.

Begitu sampai di tempat yang dimaksud Jaja langsung memberikan instruksi.
“Andi, siapkan senjatamu. Bagitu kuberi aba-aba aku beserta yang lain akan segera memberikan tembakan ke arah musuh dan kau langsung melakukan tugasmu. Dan yang paling penting setelah Andi melakukan satu kali tembakan, mau kena atau tidak kita langsung bersembunyi lagi di sini. Paham?”
“Ya!!” kami menjawab bersamaan, lalu bersiap mengambil posisi.
... baca selengkapnya di Mati Dalam Angan (Part 2) Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu, 30 Agustus 2017

Teman

Teman Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sudah hampir sebulan ini Dina memperhatikan Adi yang sangat ramah itu. Walaupun Adi adalah kakak kelas, perilakunya tak menyebalkan seperti kakak-kakak kelas yang lain. Saat ini Dina duduk di kelas 4 SD, sedangkan Adi sudah kelas 6. Mengapa tiba-tiba Dina memperhatikan Adi? Padahal, Dina paling tidak menyukai anak laki-laki sebab menurut Dina semua anak laki-laki kotor dan nakal. Tapi, si Adi ini sangat berbeda dari teman laki-laki Dina yang lain. Adi sangat ramah, sopan, dan bersih. Selain itu Adi sangat cakap dan pintar dalam pelajaran. Dina sangat menyukai Adi dan selama ini Dina mengharapkan Adi pun juga memperhatikan Dina. Tapi, Adi cuek sama Dina. Adi lebih suka berteman dengan Sandra, Mira atau Mia. Dina kecewa sekaligus sedih. Setiap pulang sekolah, Dina menyempatkan diri untuk melewati ruang kelas Adi, yaitu ruang kelas 6B. Walaupun Adi sempat melihat ke arah Dina, seketika itu juga Adi memalingkan wajah dan mengabaikan Dina. Selama sebulan inilah pikiran Dina tidak lagi tercurah pada boneka atau sepeda baru, tetapi Adi Putra pamungkas.

“Na, yuk kita bermain lompat tali!” ajak Sandra pada saat istirahat. Dina sedang asyik menatap Adi yang sedang bermain bola pun terkejut mendengar ajakan Sandra tersebut.
“Ah, nggak ah! Nana sedang malas bermain,” ucap Dina.
“Wah,
... baca selengkapnya di Teman Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Menanam Seribu Pohon

Menanam Seribu Pohon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Pagi itu, suara Ibu membuatku terbangun dari tidurku. Tak tahunya, ibu ingin mengajakku pergi ke taman untuk menghadiri acara menanam seribu pohon di desaku jam 08.00 nanti. Aku pun bergegas bangun, merapikan tempat tidurku, dan pergi ke kamar mandi untuk Wudhu.

Cress!
Air mengalir keluar dari keran. Aku membasuh tanganku, berkumur, membasuh hidung, membasuh muka, membasuh tangan sampai siku-siku, mengusap kening, membasuh telinga, mengusap kaki sampai telapak dan mata kaki. Lalu aku keluar dari kamar mandi dan membaca doa setelah wudhu.

Kalian sudah tahu aku? Pasti belum. Aku adalah Fatimah Azzahra. Aku biasa di panggil Fatimah. Aku suka dan sangat mencintai lingkungan. Ok teman-teman mau tahu kelanjutan kisahku dan bagaimana aku menjaga lingkungan sekitarku? Ok cekidot!

Aku segera mengambil mukena dan sholat shubuh. Aku sholat dengan sangat khusyuk. Selesai sholat, aku pergi ke kamar mandi dan mandi pagi. Byurr! Aku mengguyur tubuhku dengan segayung air. Hmm… segar! Aku pun menggosokkan sa
... baca selengkapnya di Menanam Seribu Pohon Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 22 Agustus 2017

EXPERIENTIAL MARKETING TUKANG OJEK

Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah

Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kenapa.. kenapa harus aku? Semua takdir yang terjadi padaku bukanlah sebuah kebetulan. bukan pula sebuah cerita yang bisa terukir indah dalam hidup. Kenyataanku tak sesuai dengan harapanku. Tak dapat kurasakan bahagia itu, tak dapat kurasakan genggaman kasih sayang seorang ayah yang kurindukan, yang kudambakan. Tak dapat ku bandingkan diriku dengan orang lain. Kenyataannya aku berbeda dengan orang lain. Begitupun dengan kehidupanku. Aku berbeda, aku tak sama dengan mereka. Namun dalam hati ini tak dapat kutahan kesedihanku saat takdir seperti ini yang harus kujalani.

“Hey, akhirnya kita lulus juga Li..” Sahut Linda menyela lamunanku.
“Iya Lin..” Singkatku.
“Kuliah dimana kamu nanti Li?”
“Gak tau lin, kayaknya disini saja.”
“Kenapa gak di luar kota? aku sih rencana di yogya Li..”
“Gak tau juga aku, masih bingung.”

Apakah aku bisa kuliah atau tidak aku pun tak tau, karena tidak ada biaya.
... baca selengkapnya di Waktuku Tak Menunggu Harapanku, Ibu.. Ayah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Selasa, 15 Agustus 2017

Sebagai Balasannya........

Sebagai Balasannya........ Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Saat kau berumur 1 tahun, dia menyuapi dan memandikan. Sebagai balasannya, km menangis sepanjang malam.

Saat kau berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan. Sebagai balasannya, kau kabur saat dia memanggilmu.

Saat kau berumur 3 tahun, dia memasakkan semua makananmu dengan kasih sayang. Sebagai balasannya, kau buang piring berisi makanan ke lantai.

Saat kau berumur 4 tahun, dia memberimu pensil berwarna Sebagai balasannya, kau coret-coret dinding rumah dan meja makan.

Saat kau berumur 5 tahun, dia membelikanmu pakaian2 yang mahal dan indah. Sebagai balasannya, kau memakainya untuk bermain di kubangan lumpur dekat rumah.

Saat kau berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah. Sebagai balasannya, kau berteriak.?NGGAK MAU!!?

Saat kau berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola.

Sebagai balasannya, kau lemparkan bola ke jendela tetangga.

Saat kau berumur 8 tahun, dia memberimu es krim.

Sebagai balasannya, kau tumpahkan hingga mengotori seluruh bajumu.

Saat kau berumur 9 tahun, dia membayar mahal untuk kursus pianomu. Sebagai balasannya, kau sering bolos dan sama sekali tidak pernah berlatih.

Saat kau berumur 10 tahun, dia mengantarmu ke mana saja, dari kolam renang hingga pesta ulang tahun. Sebagai balasannya, kau melompat keluar mobil tanpa memberi salam.

Saa
... baca selengkapnya di Sebagai Balasannya........ Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 13 Agustus 2017

Aku Juga Wanita

Aku Juga Wanita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Entah berapa juta-juta kali kata-kata cemoohan dan cibiran itu keluar dari mulut setiap orang yang mengetahui keadaanya. Bahkan yang paling ekstrim ada yang sampai mengutuk dan memvonisnya sebagai penghuni neraka. Mereka tak sadar siapa mereka. Mereka manusia, bukanlah Tuhan. Sama seperti dia. Tapi inilah kelemahan manusia, selalu merasa diri menjadi paling baik dan paling suci dibanding manusia lainya. Bahkan yang mengutuk bukan hanya dari kalangan yang main-main. Yang paling mengerikan adalah kemarin, ketika acara pengajian rutin ibu-ibu setiap hari selasa. Sang penceramah membawa tema tentang kaum Nabi Luth. Tak ayal, semua mata tertuju padanya. Sakit, jelas terasa di hati. Tetapi dia mencoba bersabar. Ini adalah ujian dari Tuhan. Ujian seberapa kuat kah dia dalam perjuangan ini. seberapa layak kah dia menjadi yang sekarang ini. Dan dalam ujian itu, dia berharap Tuhan meluluskanya.

Dia bernama Anisa Septiani. Sebelum operasi lima belas tahun yang lalu, dia bernama Yayan Septiana. Ketika menjadi Yayan, Anisa selalu merasa dirinya dalah wanita. Tak ayal tingkah lakunya pun seperti w
... baca selengkapnya di Aku Juga Wanita Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Sabtu, 12 Agustus 2017

Bankir Cantik di KRL Ciujung

Bankir Cantik di KRL Ciujung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Rabu sore 12 November saya naik KRL ekonomi AC Ciujung dari Tanah Abang menuju Serpong. Saya berdiri di gerbong paling belakang, dekat pintu. Ransel saya taruh di tempat bagasi, dan saya mencoba menyamankan diri dalam posisi berdiri. Kereta belum bergerak. Seorang perempuan muda yang duduk dekat saya berdiri asyik bertelepon. Rupanya dia memanggil temannya untuk datang ke gerbong tempat dia duduk. Dan tak lama kemudian datang seorang perempuan lain, dugaan saya usianya lebih tua. Yang datang ini mengenakan blazer warna kuning kunyit (saya nggak tahu, itu seragam atau bukan). Karena tak mendapat tempat duduk, pandatang baru ini berdiri di depan temannya, tepat di samping saya berdiri. Tepat pukul 17.10 kereta yang lumayan penuh, tidak terlalu berdesakan, meninggalkan Tanah Abang.

Tak lama kemudian kedua perempuan itu terlibat diskusi heboh, seolah tak ada orang lain di sekitarnya. Dari apa yang mereka diskusikan, saya menduga mereka bekerja di satu bank. Yang satu bercerita dengan bangga bahwa dalam beberapa hari terakhir dia panen nasabah deposito baru, dengan total an
... baca selengkapnya di Bankir Cantik di KRL Ciujung Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1